Begini Caranya, Agar Caleg Tak Stres Saat Kalah Pemilu

Begini Caranya, Agar Caleg Tak Stres Saat Kalah Pemilu

Begini Caranya, Agar Caleg Tak Stres Saat Kalah Pemilu

Citizen6, Bangka Belitung: Beratnya persaingan antar caleg dan banyaknya modal yang harus dikeluarkan mengakibatkan banyak caleg mengalami gangguan jiwa akibat kalah pada Pemilu 2014. Terkait hal ini, Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Kepulauan Bangka Barat menyiapkan langkah antisipasi membludaknya pasien yang mengalami gangguan jiwa setelah perhelatan Pemilu 2014.

Salah satu langkah antisipasi yang dilakukan Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung adalah dengan menyiapkan ruangan khusus demi menganitisipasi adanya calon legislatif yang butuh pelayanan pasca Pemilu 9 April mendatang. Pasalnya tidak menutup kemungkinan caleg yang mengalami depresi atas kekalahan yang dialaminya.

“Kami dari RSJ Provinsi Kepulauan Bangka Barat telah menyiapkan kamar kelas very important person (VIP) untuk caleg gagal sehingga mempengaruhi mental dan jiwanya setelah bertarung padaPemilu 2014,” kata Direktur RSJ Bangka Belitung, Dr Heru Effendi Sp.Kj melalui Kasubbag TU, M Zaenuri, kepada Liputan6.com, Selasa 4 Januari 2014 di Sungailiat, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Ia menjelaskan, Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung juga menyediakan layanan konsultasi dan pemeriksaan jiwa. Menurut Zaenuri untuk menghindari stres atau gangguan jiwa, seorang caleg disarankan memeriksakan kondisi jasmani dan psikologisnya sebelum berlaga. Langkah ini merupakan antisipasi supaya para caleg siap menghadapi kemungkinan kalah.

“Kalau dalam pemeriksaan lulus, berarti sudah siap. Kalau ada masalah, kan harus ada penanganan supaya siap berpolitik,” jelas Zaenuri.

“Kami memang tidak menyediakan kamar khusus untuk mereka, namun jika sewaktu-waktu ada pasien yang mengalami depresi karena gagal menjadi caleg, rumah sakit siap menampungnya,” kata Kabag TU RSUD Sungailiat, Dafianto.

Dafianto menambahkan, harga kamar juga sesuai tarif pasien pada umumnya. Hanya saja, dokter yang menangani khusus didatangkan dari RSJ Lawang. Tiap dua kali dalam seminggu dokter akan datang ke rumah sakit tersebut untuk menangani pasien yang mengalami depresi.

“Tarifnya juga seperti tarif biasanya, tidak ada penanganan khusus maupun persiapan khusus menjelang pemilihan legislatif 2014,” akunya.

Kendati demikian, Dafianto mengingatkan seorang politisi harus memiliki mental yang kuat. Kalah dan menang dalam pertarungan politik adalah hal yang biasa.

“Kalau tidak siap kalah, ya jangan menjadi politisi,” tandasnya. (mar)

Penulis
Joko Dwi cahyana
Bangka Belitung, jokodwicahyxxx@yahoo.co.id